info: Sebentar lagi akan terbit Majalah Sandi edisi XXXV. Info: Dalam Rangka 50 Tahun Emas Pendidikan Tinggi Agraria dimohon kehadiran dan partisipasinya pada : 1. Tgl. 31-10-2013 di Kampus STPN, Acara Seminar Nasional Dan Forum Ilmiah Tahunan Ikatan Surveyor Indonesia, dilanjut... 2. Tgl. 01-11-2013 di Kampus STPN, Acara REUNI AKBAR Lintas Alumni Pendidikan Tinggi Agraria... 27-09-2013 08.30 WIB Telah terjadi Kecelakaan pada rombongan kontingen STPN yang akan berlomba pada olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan di bandung, tidak ada korban jiwa, beberapa ada yang masuk RS. Mohon doa untuk kesembuhan yang masuk RS.
Showing posts with label Sandi. Show all posts
Showing posts with label Sandi. Show all posts

27.2.12

Badan Pers Mahasiswa SANDI : OPTIMIS



“Sehebat apapun suatu kepengurusan, tanpa kaderisasi bagai
orang tua tanpa anak -mandul”


Dua Puluh (20) dari Tujuh Puluh Sembilan (79) mahasiswa baru (D.IVSTPN-red) menjadi CALON ANGGOTA Badan Pers Mahasiswa (BPM) SANDI. Rabu malam, 12 Oktober kemarin, mereka mengikuti PERTEMUAN BERKALA di ruang Audio Visual STPN dengan agenda :
1.    Penyambutan dan Perkenalan Calon Anggota BPM SANDI
2.    Penggalian Awal “Jati Diri” BPM SANDI

Hadir dalam pertemuan tersebut :
  1. Pimpinan Redaksi (Antonius Bagus Budi Pradana-Tk.IV),
  2. Redaktur Pelaksana (Dery Arya Pandika-Tk.IV),
  3. Redaktur KAPTI (Ni Putu Ari-Tk.III)
  4. Sekretaris Umum (Heri Setiaji-Tk.IV),
  5. Bidang Humas & Kerjasama (M. Yusuf Ganda Mustika-Tk.IV),
  6. Bidang Kaderisasi (Jerry Haposan-Tk.III).


Tepat pukul 19.30 WIB di buka dengan pengarahan sekilas tentang BPM SANDI oleh Pimpinan Redaksi yang akrab dipanggil Mas Bagus. Diuraikannya sejarah BPM SANDI, kedudukan dan perannya dalam organisasi kemahasiswaan di kampus, struktur organisasi hingga kegiatan BPMSANDI.

Selanjutnya disambung oleh Redaktur Pelaksana, Dery Arya Pandika yang mencoba memotivasi calon anggota baru. Mengapa perlu bergabung dengan dalam BPMSANDI? Apa yang dapat dilakukan setelah terlibat di dalamnya?

RUANG REDAKSI


Perubahan..., tak terlihat secara fisik disana kecuali
beberapa tumpukan kertas yang kadang kala nampak berserak.

Heran dan kaget mendengar bahwa ruang sandi (beberapa tahun lalu) akan ditiadakan.
Apalagi pernyataan ini dari seorang pejabat STPN.

Apa reaksiku waktu itu (belum bergabung dengan Sandi)?
Pertama, penuh sidik ada apa gerangan, apakah ruang tersebut memang tak diperlukan?
Kedua, berkesimpulan dan berketetapan (setelah aktif di Sandi),
bahwa ruang redaksi harus eksis digunakan.

Awalnya ada keinginan merubah susunan letak,
dan menambahkan beberapa pernik hiasan,
namun